Salam hangat dari pramuka pangkalan SMK Nahdlatul Ulama Ungaran.

Ambalan Penegak atau sering hanya disebut ambalan adalah satuan organik dalam Gerakan Pramuka yang terdiri atas paling banyak 32 orang Pramuka Penegak. Ambalan Penegak dibagi dalam 4 sangga yang masing-masing sangga terdiri atas 6 – 8 orang Pramuka Penegak. Ambalan Penegak merupakan tempat pembinaan Pramuka berusia 16 sampai 20 tahun yang disebut Pramuka Penegak.

Gerakan Pramuka menghimpun anggotanya dalam satuan dan kwartir. Satuan terdepan dalam pembinaan peserta didik adalah Gugus depan.

Dalam Gugusdepan yang lengkap terdapat Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak dan Racana Pandega. Namun jika tidak memungkinkan, sebuah gugusdepan boleh hanya memiliki salah satu satuan saja semisal Ambalan Penegak.

PTA adalah singkatan dari Penerimaan Tamu Ambalan yang merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan khusus dengan tujuan melantik sekaligus menerima calon Tamu Ambalan yang berpangkalan di Gugus Depan Ali Bin Abu Tholib dan Siti Khotijah. Penerimaan Tamu Ambalan dapat dilakukan melalui beberapa cara diantaranya yaitu Perkemahan, Upacara atau Upacara saja. Namun dalam Pelaksanaanya, banyak pangkalan yang Melakukan Pelantikan Tamu Ambalan dengan Perkemahan dan Upacara.

Berbeda dari pangkalan yang lain, karena meninjau dari berbagai aspek termasuk program kerja ambalan yang sangat padat, Penerimaan Tamu Ambalan di SMK Nahdlatul Ulama Ungaran dilakukan dengan meminimalisir kegiatan yang sangat padat dengan meringkas berbagai kegiatan tanpa mengurangi hasil dari kegiatan tersebut.

Upacara PTA ini dilakukan secara khidmat dalam upacara ini bertugas sebagai pembina upacara adalah kak Muslikin  S.Pd.yang pada saat itu menggantikan SMK Nahdlatul Ulama yang berhalangan hadir.

Kegiatan ini dilaksanakan dari Jum’at yang diikuti oleh kelas X dan Siswa baru. Dengan senang mereka mengikuti kegiatan tersebut. Terlihat rapi ketika Upacara Pembukaan Dimulai,

Tanda diterimanya sebagai tamu ambalan yaitu perwakilan dari kelas X menghadap pembina yang kemudian dipakaikan topi boni dan kabaret.  Dengan demikian, Adik-adik kelas X telah resmi di terima menjadi anggota ambalan.