Rapat Koordinasi Kepala SMK Ma’arif , LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Zona 1

Rapat koordinasi Kepala SMK Ma’arif  LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Zona 1 dilaksanakan di SMK NU Ungaran,(10/10/2020) di hadiri oleh seluruh kepala SMK Ma’arif se – Jawa Tengah membahas tentang “Menuju Pendidikan Berkarakter Aswaja An Nahdliyah” di tengah Pandemi Covid 19.dalam sambutan nya Kepala SMK NU Ungaran Dr. H Ahmad Hanik S.ag, M.Pd ” Di tengah pandemi Covid 19 ini kita sebagai sekolah Nahdlatul Ulama harus membentuk karakter peserta didik dengan Aswaja An-Nahdliyah, Dengan memberikan contoh contoh yang baik kepada peserta didik, Pendidikan karakter ini sangat penting untuk peserta didik, mencetak generasi berakhlak karimah,” tegas nya.

Di tengah arus radikalisme yang semakin menguat, nilai-nilai yang terkandung  di dalam Aswaja menjadi signifikan untuk dimunculkan dan diaktualisasikan. Nilai-nilai Aswaja dapat dijadikan sebagai counter untuk membendung arus radikalisme. Melalui rekonstruksi nilai-nilai Aswaja yang kemudian disosialisasikan secara masif –salah satunya melalui jalur pendidikan– diharapkan  dapat memberikan pemahaman masyarakat terhadap signifikansi ajaran  Islam yang moderat.Islam sesungguhnya tidak identik dengan kekerasan.

Cara-cara damai yang membuat Islam bisa hadir dan menjadi bagian tidak terpisah dari kehidupan Indonesia selama ratusan tahun. Karena itulah ajaran Aswaja tidak setuju dengan ajaran-ajaran akidah yang dimiliki oleh kelompok-kelompok Islam radikal. Aswaja tidak setuju dengan respons dan penyelesaian persoalan melalui  jalan kekerasan, pemaksaan, apalagi dengan perusakan. Aswaja juga menolak  terhadap eksistensi kelompok-kelompok yang menutup diri dari golongan mayoritas kaum Muslimin. Pengalaman sejarah Islam Indonesia yang mengedepankan interaksi sosial yang harmonis penting untuk diperhatikan agar masa depan Islam Indonesia tidak terpuruk dalam konflik.

“Materi Aswaja An Nahdliyah perlu dialokasikan oleh seluruh lembaga pendidikan nahdliyyin, bukan hanya sebagai pengetahuan tambahan, namun juga berarti jatidiri dan perjuangan melestarikan acara Aswaja An Nahdliyyah, Harapnnya kita bisa bersama-sama membentengi ideologi ahlussunnah wal jamaah melalui Ma’arif NU ” Tegasnya